Langsung ke konten utama
MAKALAH

SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

Dosen          : Krismono
Mata kuliah: pendidikan  pancasila
                                        Disusun Oleh
                        Nama            : Nadasari          
                                             : Indra Luqmawan
                                             : Nurkiswah Saleh         
                                             : Alfi Wahyu Zahara     
                                             : Muhammad Iswan      

Universitas Islam Indonesia
Fakultas ilmu agama islam
ahwal syakhshiyyah
Jogjakarta
2017



KATA PENGANTAR

            Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah yang maha pengasih dan maha penyayang,atas limpahan nikmat, karuniah serta hidayahnya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan tepat waktu, selanjutnya salawat serta salam semoga senantiasa  tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw.
          Makalah ini disusun berdasarkan buku-buku referensi yang ada, khususnya buku yang berkaitan dengan sejarah penjajahan ataupun sejarah perjuangan  Bangsa Indonesia.
          Kami ucapkan banyak terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu dari sejak proses pembuatan hingga selesainya makalah ini dibuat dan dicetak. Semoga dengan adanya makalah ini dapat membantu kita dalam pembelajaran kewarganegaraan ini.
          Kami sepenuhnya sadar bahwa dalam makalah ini masih banyak terdapat  kesalahan, baik dalam bahasa, penulisan dll. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kepada para pembaca agar dapat memberikan sedikit tanggapan berupa kritik dan juga saran sehingga kami dapat memperbaikinya.



                                                                   Jogjakarta, 2017

                                                                                                             Penulis

DAFTAR ISI
Kata Penagntar .........................................................................................
Daftar Isi ..................................................................................................
Pendahuluan .............................................................................................
I.              Latar Belakang ..................................................................................
II.           Rumusan Masalah ............................................................................
III.        Isi Pembahasan .................................................................................
1.     Kedatangan Negara-negara Eropa ...................................................
2.   Perlawanan Bangsa Indonesia .........................................................
3.   Zama penjajahan Jepang
4.     Detik-detik proklamasi ....................................................................
kesimpulan ...............................................................................................
penutup dan saran ....................................................................................
Daftar Pustaka .........................................................................................







BAB I
pendahuluan
1.                 Latar Belakang
Keberhasilan turki utsmani menduduki Konstantinopel  mengakibatkan mundurnya perdagangan antara dunia barat dan dunia timur, hal ini berakibat pada berkurangnya barang-barang yang dibutuhkan dipasar eropa berupa rempah-rempah.
Sekitar  akhir abad ke-15 sampai awal abad ke-16, bangsa eropa terpaksa harus mencari barang-barang kebutuhan langsung ke negri penghasilnya yang terkenal di eropa seperti bangsa bangsa Indonesia sebagai penghasil  rempah-rempah dan sumber daya alam lainnya.
Bangsa eropa akhirnya sampai ke Indonesia dalam prjalanan ke daerah timur ini, adapun bangsa yang pertama mendarat ke Indonesia adalah bangsa portugis dan bangsa spanyol yang kemudian diikuti oleh bangsa-bangsa lain seperti, Belanda,Inggris, dan lain-lain, namun yang akhirnya berhasil bertahan di Indonesia hanyalah Belanda dan Inggris.
Selain bangsa eropa ternyata ada pula bangsa asia yang pernah menjajah Indonesia yaitu Jepang. Jepang bertahan di Indonesiadalam jangka waktu yang cukup pendek yaitu sekitar tiga tahun.
Kamunduran-kemunduran pendudukan bangsa-bangsa yang pernah menjajah Indonesia tidak lepas dari perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia yang tidak tahan dengan perlakuan oleh bangsa penjajah. Dan akhirnya pada tanggal 17 agustus 1945 Indonesia berhasil memproklamirkan kemerdekaannya melalui presiden pertama RI, beliau adalah ir. Soekarno
2.                 Rumusan masalah
1.                  Apa penyebab kedatangan negara eropa ke Indonesia ?
2.                  Bagaiman bentuk perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajah?
3.                  Pendudukan Jepang di Indonesia
4.                  Bagaiman keadaan menjelang proklamasi?

BAB II
Isi

1.                 Penyebab  Kedatangan bangsa eropa ke idnonesia

Kedatangan bangsa Portugis ke Inodenesia akhir  abad ke 15 dan awal abad 16 sebagai akibat dari berhasilnya Konstantinopel direbut oleh Turki Utsmani yang juga menutup perdagangan laut tengah dengan eropa.
a.                 Portugis dan Spanyol
Portugis adalah Bangsa Eropa pertama yang datang ke Indonesia. Ekspedisi perjalanan Portugis ke belahan dunia timur dipimpin oleh Vasco de Gama,  setelah mereka tiba di India mereka kemudian melanjutkan perjalanan mengikuti para pedagang Islam hingga Malaka. Tidak puas, mereka pun  terus melanjutkan perjalanan ke arah timur yang saat itu pimpinanya telah berganti yaitu dibawah pimpinan Alphonso d’Albuquerque.
 Adapun faktor-faktor penting yang mendasari keberangkatan bangsa portugis ke Indonesia adalah faktor ekonomi, agama dan juga untuk petualangan.
a.         Faktor ekonomi, ialah keinginan untuk mencari rempah-rempah langsung ke daerah penghasilnya.
b.        Faktor agama, karena adanya kinginan untuk balas dendam terhadap agama islam akibat dari perang salib di eropa.
c.         Dan petualangan, dalam petualangan ini, mereka banyak melakukan perpecahan terhadap kerajaan-kerajaan di Maluku.
bangsa spanyol ketika melakukan perjalanan sekitar tahun 1452 yang dalam ekspedisinya dipimpin oleh christoper Collumbus, mereka akhirnya berhasil  memasuki daerah Indonesia  (Maluku) pada tahun 1521 melalui jalur kalimantan bagian  utara dan Philipina. Bangsa Spanyol mendarat di Maluku yang saat itu dikuasai oleh Portugis. Karena kedatangan Bangsa Spanyol ini yang membuat ketidaksenangan dari pihak Portugis dan dikhawatirkan akan memonopoli perdaganga akhirnya Spanyol mendapat serangan dari Portugis. Baik  Portugis maupun Spanyol, mereka tidak sempat menguasai Indonesia keseluruhan, namun usaha-usaha yang mereka lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat koloninya tampak jelas. Adapun daerah-daerah yang ingin dikuasai oleh Portugis diantaranya adalah Sumatera, Jawa dan Maluku, namun disetiap usaha yang dilakukan untuk menguasai wilayah-wilayah tersebut selalu mendapat perlawanan dari kerajaan-kerajaan setempat.

b.                 Belanda dan Inggris
Belanda adalah negara yang sangat lama menduduki Indonesia, yaitu sekitar 3,5 abad atau setara dengan 350 tahun. Setelah mengarungi lautan dengan penuh kesulitan dan tercatat perjalanan yang mereka lalui yaitu sekitar 14 bulan dengan empat buah kapal.  akhirnya Belanda tiba di Indonesia (Banten)  pada tahun 1596  yang dipimpin oleh Cornelius De Houtman.
Belanda dengan mudah memasuki wilayah Indonesia karena saat itu Indonesia sedang bertikai dengan spanyol dan portugis, sehingga dengan keterampilan dan kelicikan, Belanda dengan mudah dapat mempengaruhi dan mendapatkan simpati dari  rakyat Indonesia.
Untuk menghindari adanya persaingan diantara mereka sendiri (Belanda), pada tahun 1602 mereka mendirikan sebuah organisasi dagang yang bernama Verenidge Oost Indische Compagnie ( V.O.C.)  atau yang lebih dikenal dengan’ kompani’. Praktek –praktek yang dilakukan VOC mulai kelihatan dengan adanya paksaan-paksaan yang mendapatkan reaksi berupa perlawanan dari rakyat Indonesia dan menelan banyak korban selama bertahun-tahun. Pada tahun 1799 akhirnya VOC dibubarkan karena adanya perubahan politik yaitu perubahan dari pemerintahan yang semula berbentuk kerajaan berganti menjadi republik (Bataafsche Republiek). Perubahan bentuk ini berkaitan dengan menjadi negara boneka oleh Prancis dibawah pimpinan Napoleon Bonaparte.
Keadaan Belanda ini cukup berpengaruh bagi Indonesia, sehingga Herman William Daendless 1808-1811 diangkat menjadi gubernur jendral yang memerintah dengan cukup keras dan mendapat perlawanan yang meluar dan keras pula dari raja-raja di Indonesia bersama rakyatnya. Kemudian daendless digantikan oleh Gubernur Jendral Jansens yang memerintah dalam jangka waktu yang cukup pendek karena kemudian pendudukan Indonesia beralih dan dikuasai oleh Inggris dengan T.S. Raffles 1811-1816 menjabat sebagai Gubernur Jendral di Indonesia.kedatangan Inggris ke Indonesia hanyalah untuk mnjadikan Indonesia sebagai daerah jajahannya, namun perlawanan tetap dibrikan oleh Bangsa Indonesia karena Inggris banyak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan bangsa.
Tahun 1813 Prancis runtuh. Hal tersebut sangat menguntungkan Belanda karena mereka dapat melepaskan diri dari Prancis. Ini juga dimanfaatkan oleh Inggris sebagai musuh Prancis, Inggris mengadakan perjanjian dngan Belanda tentang daerah jajahannya yang kemudian perjanjiannya dikenal dengan Convention of London 1814 yang isinya ialah:
1.                  Indonesia dikembalikan kepada Belanda
2.                  Derah jajahan-jajahan Belanda tetap ditangan Inggris
3.                  Malabor diserahkan kepada Inggris dan Minangkabau sebagai gantinya.
Pemrintahan Belanda di Indonesia pada tahun 1816 bernama Nederlandch Indie atau lebih dikenal dengan sebutan Hindia Belanda dibawah pimpinan Van Der Capllen, selama pemerintahan ini berjalan selalu mendapat perlawanan dari Bangsa Indonesia seperti perang Paderi di Sumatera Barat, perang Diponegoro Jawa Tenagh dll. Perlawanan ini dipimpin oleh tokoh-tokoh anatar lain Teuku Umar, Ci’ Ditiro, Cut Nya’ Dien, Sultan Hasanuddin, Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro.
Keadaan Indonesia kian menyedihkan karena para pimpinan pemberontak banyak yang ditangkan dan diasingkan ke tempat lain, selain itu Belanda juga melaksanakan politik memecah belah bangsa Indonesia serta melakukan cultuurstelsel atau tanam paksa. Tanaman yang wajib ditnam ialah tebu, nila, teh kayu manis dan tanaman-tanaman yang dibutuhkan di pasar eropa. Sistem tanam paksa ini sangat menyulitkan rakyat Indonesia karena hasil pertanian diberikan ke Belanda, hal ini memicu banyaknya terjadi kelaparan, kekurangan gizi dan bertambahnya kemelaratan rakyat.

2.                 Perlawanan Bangsa Indonesia
reaksi terhadap tanam paksa dipelopori oleh Edward Douwes Dekker dan Baron Van Hoevell. Kemudian ditegaskan oleh seorang advokat di Semarang yang bernama Mr. Theodor C. Deventer, beliau juga mnganjurkan kepada pihak Hindia Belanda untuk mengadakan perbaikan di kalangan Bangsa Indonesia. Dari perbaikan inilah kelak lahir golongan golongan pelajar yang mngetahui dan sadar akan penjajahan yang dilakukan pemerintahan Hindia Belanda yang sudah terjadi sejak lama dengan meperalat dan memperbudak bangsa.
            Kebangkitan Nasional dimulai pada tahun 1908 yang dipelopori oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dengan organisasi Budi Utomonya. Organisasi ini adalah cikal bakal pergerakan nasional dengan tujuan untuk mewujudkan suatu bangsa yang merdeka dengan memiliki kehormatan dan martabat yang berasal dari kekuatannya sendiri.
 Budi Utomo didirikan tanggal 20 mei 1908 yang kemudian diikuti dengan bermunculannya organisasi-organisasi lain seperti :
1.       Sarekat dagang islam 1909 yang pada tahun 1911 berubah menjadi gerakan partai dibawah pimpinan  H.O.S. Ckoroaminoto dengan nama menjadi sarekat islam.
2.      Indische Partij  1913 yang dipimpin oleh tiga serangkai (Douwes Dekker, Ciptomangunkusumo,Suwardi Suryaningrat), namun partai ini tidak bertahan lama karena keradikalan yang diperlihatkan sejak awal terbentuk dan pimpinannya dibuang ke luar negri.
3.      PNI. Partai Nasional Indonesia 1927 yang dipelopori oleh ir. Soekarno Sartono dan tokoh-tokoh lainnya. Dari partai inilah perjuangan Indonesia dititikbratkan pada kesatuan nasional dengan tujuan Indonesia merdeka. Kemudian PNI oleh pengikutnya diganti menjadi Partai Indonesia (partindo) pada tahun 1931, namun pada tahun 1933 golongan Demokrat seperti Moh. Hatta dan St. Syahrir mendirikan PNI baru  atau Pendidikan Nasional Indonesia dengan semboyan “kemerdekaan Indonesia harus dicapai dengan kekuatan sendiri” (toyibin,1997 :35).

Perjuangan rintisan kesatuan Nasional diikuti dengan sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928 yang berisi ; “satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air Indonesia” dan untuk pertama kalinya lagu INDONESIA RAYA dikumandangkan sekaligus sebagai penggerak kebangkitan kesadaran berbangsa dan bernegara.

3.                 Zama penjajahan Jepang
Tanggal 5 mei 1940 Belanda diserbu oleh tentara Nazi dan jatuh pada tanggal 20 mei 1940, Ratu Wihelmina dan aparat-aparatnya mengungsi ke Inggris sehingga pemerintahan Belanda masih dapat berkomunikasi dengan pemerintah jajahan di Indonesia. Dan janji yang disampaikan oleh pihak Belanda untuk memerdekakan Indonesia kelak dikemudian hari hanyalah janji dan kebohongan belaka sehingga tidak pernah jadi kenyataan. Bahkan sampai akhir pendudukan Belanda pada tanggal 10 maret 1940 kemerdekaan itu tak kunjung diperoleh Bangsa Indonesia.
Jepang masuk ke Indonesia pertama kali pada tanggal 10 januari 1942 melalu Tarakan. Serangan kilat Jepang mampu menundukan pemerintahan Hindia Belanda dan sekutu di Sulawesi, Kalimantan, Minahasa dan Maluku. Kemudian Jepang dengan mudah masuk ke Indonesia dan mempengaruhi Bangsa Indonesia dengan propaganda “Jepang pemimpin Asia, Jepang saudara tua Indonesia”. Jepang bersikap murah hati kepada Bangsa Indonesia dan berjanji akan memberikan kemerdekaan kelak dikemudian hari, hal tersebut dilakukan  untuk mendapatkan dukungan melawan sekutu barat. Tanggal 29 april 1945 pemerintah Jepang berjanji yang kedua kalianya yaitu untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia ‘kemerdekaan tanpa syarat’. Dalam janji yang kedua ini Jepang memperkenankan Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya dan dianjurkan untuk berani mendirikan Negara Indonesia dihadapan musuh-musuh Jepang yaitu sekutu termasuk Nica yang ingin mengembalikan kekuasaan koloninya di Indonesia. Nica bahkan telah melancarkan serangannya di pulau Kalimantan (Tarakan) dan Morotai (Halmahera).
Untuk merealisasikan janjinya, Jepang membentuk sebuh badan yang bernama Dokuritsu Zyunbai Cosakai (BPUPKI) yang diketuai oleh dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat dan ketua muda R.P. Soeroso dan 60 orang anggota biasa orang Indonesia (tidak termasuk ketua dan ketua muda) yang kebanyakan dari Pulau Jawa. BPUPKI  mengadakan sidang pertama selama empat puluh hari berturut-turut dan sidang yang ke-2 tanggal 10-16 Juli 1945, dalam sidang ini ir. Soekarno sebagai ketua Panitia kecil melakukan hasil laporannya yang telah dilakukan sejak 22 juni 1945, beliau mengadakan pertemuan antara Panitia Kecil dengan anggota badan penyelidik. Mereka membentuk panitia kecil yang berjumlah 9 orang dengan ir. Soekarno sebagai ketua. Panitia ini telah mengadakan suatu pertemuan dengan hasil yang baik, yaitu suatu persetujuan antara golongan islam dengan golongan kebangsaan.

4.                 PPKI dan Proklamasi  kemerdekaan
a.     PPKI
b.      menurut pengumuman Nanpoo Gun (pemerintah tentara Jepang untuk daerah selatan), tanggal 7 agustus 1945 “pada pertengahan bulan agustus akan dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Dokuritsu Zyunbai linkai. Tanggal 8 agustus 1945 ir. Soekarno, Moh. Hatta dan Dr. Radjiman diberangkatkan ke Saigon, Vietnam atas panggilan Jendral Besar Terauchi untuk membentuk panitia tersebut.PPKI diketuai oleh ir. Soekarno dan wakilnya Moh. Hatta dan terdiri dari 19 anggota dan berbeda dengan keanggotaan BPUPKI yang anggotanya ada dari Jepang maka anggota PPKI  semuanya adalah dari Bangsa Indonesia.
c.       Sesampainya di Indonesia pada tanggal 14 agustus 1945, ir. Soekarno menyampaikan berita kepada orang banyak bahwa Indonesia akan merdeka sebelum jagung berbunga dan kemerdekaan ini bukan berupa hadiah dari Jepang melainkan sebuah hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Agar hal tersebut dapat tercapai maka sifa panitia persiapan kemerdekaan berubah menjadi badan pendahuluan bagi komite Nasional dan menyelenggarakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang kemudian memilih presiden dan wakil presiden yang pertama bagi bangsa Indonesia.


d.    Proklamasi  kemerdekaan
Tanggal 6 agustus 1945 atas persetujuan dengan Britania Raya Bom atom dijatuhkan oleh Amerika Serikat di Hirosima dan tifa hari kemuadian diikuti dengan dijatuhkannya bom di Kota Nagasaki. Setelah Jepang mnyerah kepada sekutu maka kesempatan ini duipergunakan sebaik-baiknya oleh Bangsa Indonesia yaitu oleh para pejuang kemerdekaan, namun dalam menjelang proklamsi terjadi perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda tntang waktu pelaksanaan proklamasi. Perbedaan pendapat ini memuncak pada tanggal 15 agustus 1945 ketilka ir. Soekarno dan Moh. Hatta diamankan oleh golongan muda ke Rengasdengklok agar tidak mendapat pengaruh dari Jepang.
Setelah diadakan pertemuan di Pejambon pada tanggal 16 agustus 1945 dan diperoleh kepastian bahwa Jepang telah menyerah maka ir. Soekarno-Hatta setuju untuk melaksanakan proklamasi kemerdekaan dan dilaksanakan di Jakarta.
Untuk melaksanakan proklamasi akhirnya ir. Soekarno dn Moh. Hatta pergi ke rumah Laksamana Tadashi Maeda pada tangah malam di jalan Imam Bonjol no.1, disana telah berkumpul B.M. Diah, Sayuti Melik Chaerul Saleh dan kawan-kawan. Pada pertemuan tentang penulisan proklamasi ini, akhirnya konsep Soekarnolah yang diterima dan diketik oleh Sayuti Melik yang kemdian diproklamirkan di pagi harinya, yaitu pada hari jumat jam 10 tanggal 17 agustus 1945 di lapangan ikadah.







Ksimpulan
1.      Kedatangan bangsa eropa ke Indonesia bukan tanpa tujuan, melainkan karena dorongan beberapa faktor seperti yang tersebut diatas.
2.      Bntuk perlawanan yang dilakukan adalah dengan membentuk organisasi-organsasi pemuda yang menjadi cikal bakal kebangkitan bangsa.
3.      Adanya anggapan “Jepang sebagai pimpinan Asia Timur Raya, dan sebagai Saudara tua Indonesia” sehingga dengan mudah mendapatkan simpati dari bangsa Indonesa itu sendiri.
4.      Akhirnya kemerdekaan berhasil direbut dan telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
















Daftar pustaka
Kaelan,2016, pendidikan pancasila,edisi revisi ke 11, paradigma, Yogyakarta,   Sleman.
Fauzi, Achmad dkk, 1981, pancasila, Universitas Brawijaya, Malang.
Malang, IKIP,1981,  pancasila, Usaha Nasional, IKIP Malang.
http://www.sejarah-indonesia.com/penjajahan-jepang-di-indonesia/








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hangatnya Balutan Selimut dalam Kamar gelapku

  Hangatnya Balutan Selimut dalam Kamar gelapku Oleh: Wa’u Hadir di dalam gelap memang selalu membawa misi bagi aku yang manusia dalam usaha dan fasilitas serta keterbatasan pikir agar dapat menjangkau dan menelisik ke mana akan melangkah dengan terlebih dahulu mencari arah dari titik-titik cahaya. Terang atau redup adalah urusan belakang, yang terpenting adalah melangkah untuk kian mendekat kepada titik di mana sebuah cahaya seakan memberi tuntunan yang memanggil untuk didekati dan kemudian membawa keluar dari gelap yang telah menyiksa hingga kaki pun enggan melangkah. Malam adalah kawan bagiku menapaki setiap inci sesuatu yang ada dan dapat dijangkau kesadaran pikir dalam diriku. Meski pada dasarnya aku pun belumlah sepenuhnya paham tentang siapa dengan mengapa ada aku yang hingga sekarang belum mampu memahami diriku sendiri. Ketenangan yang dihantarkan oleh gelap malam bersama angin yang kadang membuat kulitku mengkerut keriput ternyata juga membawa damai hingga aku kadang ...
IPMMY    Sabtu 9 Desember 2017, IPMMY atau singkatan dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Majene Yogyakarta melaksanakan rapat, yaitu sekitar pukul 20:30. Rapat kali ini adalah sebuah rapat lanjutan dari rapat yang telah dilakukan beberapa hari yang lalu. Rapat IPMMY pada malam minggu ini dihadiri oleh tiga belas orang dari berbagai angkatan. Mulai dari angkatan 2013, 2014, 2015, 2016, dan juga 2017. Rapat ini dipimpin langsung oleh katua IPMMY, yaitu Muhammad Ikhsan. Meskipun sebenarnya, masa kepemimpinan ataupun periode kepengurusannya bersama dengan teman-teman pengurus yang lain telah berakhir, namun karena belum adanya pergantian atau belum dilaksanakannya MUBES (musyawarah besar) sebagai agenda tahunan untuk melakukan regenerasi kepengurasan, maka untuk pembahasan makrab sampai terlaksananyan makrab pada tahun ini masih tetap dipegang dan diamanatkan kepada pengurus yang lama. Pertama-tama, ketua ikatan pelajar daerah, khususnya daerah Majene, Muhammad Ikhsan sam...

rusak bukan buta

RUSAK BUKAN BERARTI BUTA Oleh: Wa'u    Sudah berderet kasus yang menimpa para aktivis bangsa. Mereka, sejatinya adalah orang-orang yang gandrung akan penegakan keadilan di bumi Indonesia. Merekalah para pengisi kemerdekaan yang dimaksudkan oleh Bung Karno sebagai orang-orang yang melawan bangsanya sendiri. Bangsa yang dimaksud di sini ialah para penguasa yang penakut untuk mengungkap kasus-kasus sosial kemanusiaan. Tidak dipungkiri bahwa para pengusa adalah para penakut untuk membongkar kejahatan. Mereka takut kepada para oligark di belakangnya. Upaya membongkar kejahatan memang sesuatu hal tampak mudah namun dalam prosesnya membutuhkan keberanian yang tinggi. Ancaman akan segera menghujani ketika ada seseorang yang memiliki semangat keadilan dan mengupayakan pembongkaran kejahatan yang dilaukan elit. Salah satu kejahatan nasional yang sangat merugikan negara adalah korupsi yang dilakukan oleh aparat negara. Sangat disayangkan apabila para penguasa yang pada dasarn...