Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

bubarkan HMI

RESENSI BUKU Oleh: Muhammad Iswan Judul    : Bung Karno & HMI (Dalam pergulatan Sejarah, mengapa Soekarno tidak membubarkan HMI?) Penulis : Dahlan Ranuwihardjo             Buku yang berjudul Bung Karno & HMI dalam pergulatan sejarah ini memang banyak dibahas di beberapa pertemuan. Dengan hadirnya buku yang ditulis langsung oleh pelaku sejarah ini diharapkan dapat melihat sejarah dengan sudut pandang yang baru. Buku ini sebenarnya tidak mengulas banyak tentang sepak terjang HMI di Indonesia. Ia hanya membahas beberapa momen bersejarah HMI dan perjuangannya untuk mempertahankan Indonesia. Terutama ketika pada masa itu memang adalah masa-masa kritis bangsa Indonesia dengan berbagai macam ancaman yang bukan hanya dari luar saja, bahkan ancaman itu berasal dari bangsa Indonesia sendiri. kisah inilebih menitikberatkan ketika masa perjaungan kisaran tahun 1963 sejak dibubarkannya GPII (Gerakan Pemuda Islam In...

aku kecewa masuk HMI

AKU KECEWA MASUK HMI             Agar lebih konkrit dan tanpa rekayasa, saya akan mengenalkan diri dulu untuk menegaskan kenapa tidak suka di HMI dan melihat HMI dari dalam. Saya menulis ini sebagai bentuk kritikan dan sebuah pesan perasaan meskipun memang yang tertulis di sini tidaklah sepenuhnya dapat mewakili rasa yang dialami selama menjalani proses di HMI. Karenanya saya katakan bahwa saya adalah satu kader HMI. Tidak usah dipercayakan tentang bentuk HMI yang mana. Sebagaimana banyak diketahui oleh para mahasiswa yang aktif di organisasi kemahasiswaan bahwa HMI sudah sedemikian besar hingga sekarang dikenal istilha HMI MPO dan juga HMI DIPO.             Sebagai mahasiswa baru tentu tidak banyak pengetahuan yang saya peroleh sebelumnya, apalagi perihal organisasi kemahasiswaan. Baik itu berupa organisasi ekstra kampus maupun intra. Bahkan saya tidak tahu menahu tenta...

KAPITALISASI PENDIDIKAN DI UII

KAPITALISASI PENDIDIKAN DI UII OLEH: WA’U             Universitas Islam Indonesia atau dikenal dengan singkatan UII merupakan perguruan tinggi pertama yang dibangun oleh anak-anak bangsa Indonesia. Keberhasilannya dalam mengembangkan pendidikan pada anak bangsa sudah tidak diragukan lagi. UII lahir pertama kali di bumi pertiwi dengan nama STI (Sekolah Tinggi Islam) di Jakarta pada tanggal 8 Juli 1945, sebelum dibacakannya proklamasi kemerdekaan oleh Bung Karno yang didampingi Bung Hatta. Yang kemudian berpindah ke Yogyakarta pada tahun 1946.             Sebagai Universitas yang berlafaskan Islam yang menjunjung tinggi nilai keislaman, mungkin akan terbesit pertanyaan pada beberapa individu atau pun mungkin kita semua. Kenapa seseorang harus mengeluarkan harta yang cukup banyak untuk dapat mengenyam pendidikan di universitas ini. Bukankah, jika memang ia menjunjung tinggi...

ada apa dengan pengawalan demokrasi dari kampus?

PARA PEJABAT YANG GELAGAPAN Oleh: wa’u             Sebuah pernyataan yang sungguh tidak patut dikeluarkan dari mulut seorang pejabat negara (akan memberikan sanksi tegas kepada dosen dan atau rektor yang membiarkan mahasiswanya turun ke jalanan melakukan demonstrasi) Pernyataan itu jelas bersebrangan dengan prinsip demokrasi. Bagaimana mungkin seorang dosen yang memberikan izin kepada para mahasiswanya ikut serta dalam aksi massa di jalanan dapat dikenakan sanksi?            Meskipun memang beliau kembali menekankan bahwa yang diamksud adalah perusakan ketika aksi. Tapi ini tetap tidak bisa diterima. Siapa yang bisa yang mengetahui bahwa dalam aksi akan terjadi perusakan seperti ketika aksi dilakukan di depan gedung DPR tanggal 24 September lalu? Bukankah para aparat juga ikut andil dalam permainan itu?             Kemudian dikatakan bahwa...

dualitas pada teori platon dan rasional

DUALITAS PADA TEORI PLATON DAN TEORI RASIONAL oleh: Iswan DESKRIPSI                 Dalam upaya mengkritik suatu teori, maka harus diketahui terlebih dahulu adalah alur pemikiran dari teori itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam mengkritik karena sudah satu frame dengan apa yang diungkapkan dalam teori tersebut. Pekerjaan yang dilakukan ini kemudian disebut sebagai tasawwur. Karena untuk menilai sesuatu, kita harus paham terlebih dahulu mengenai konsepnya. 1. Teori Platon                 Dualitas yang didapati pada teori ini adalah bentuk ketikmampuan akal dalam merancang segala ide/pengetahuan untuk disatukan pada satu sumber yang sama. Teori Platon sendiri mengatakan bahwa segala yang ada di realitas itu hanya sebagai cerminan agar kita dapat mengingat kembali pengetahuan-pengetahuan yang sudah diperoleh ket...

hukum dan moral, mana yang lebih penting?

HUKUM DAN MORAL Oleh : wa'u             Sudah menjadi kegelisahan umum dalam pembahasan sehari-hari tentang hukum bahwa ia tidak dapat didefinisikan secara objektif. Ia esesnsial dan terdefinisi pada dirinya sendiri. Paling tidak, beberapa ulama atau yang lebih populer dalam forum akademik disebut sebagai ilmuwan sudah berusaha mendefinisikannya menurut kadar yang mereka bisa. Sebagaimana telah saya tuliskan pada tulisan antah-berantah sebelumnya bahwa sebuah isitlah yang diberi nama ‘definisi’ tidak lain adalah untuk memabatasi pembahasan mengenai suatu objek yang hendak dipersepsi. Begitu pula dengan definisi yang diberikan oleh para pakar yang hendak mengungkap apa yang ada pada hukum itu sendiri.             Secara garis besar dapat dikatakan bahwa hukum merupakan aturan-aturan yang hendak diberlakukan demi alasan keadilan dan terciptanya ketertiban dan keteraturan d...